Penyembuhan Diri 1

Kabar Gembira, yah bagi saudara sekalian yang sedang bermasalah dengan kesehatannya. Masalah kesehatan tersebut dapat teratasi dengan baik jika saudara mempunyai kemampuan penyembuhan diri yang baik pula. 

Kekuatan penyembuhan diri ini  berasal dari satu tempat, dari dalam dikri sendiri juga, dan \ kekuatan penyembuhan diri yang paling baik adalah ketika kita menghilangkan penyebab penyakit dengan istirahat yang cukup misalnya dengan banyak tidur.

Daya penyembuhan  diri yang paling baik, yang ada dalam tubuh kita. Daya penyembuhan ini menunggu kita sendiri untuk bisa mengaktifkannya. Daya ini sudah ada semenjak kita terlahir ke dunia ini. 

Dalam rangka untuk membuat tubuh selalu sehat. Sangat penting untuk bisa memahami bahwa fungsi fungsi dasar dari sistem tubuh kita adalah kemampuan untuk mengobati atau penyembuhan diri sendiri.
Studi ilmiah tentang cara kerja tubuh  mengungkapkan sifat dan tujuan penyakit, alasan untuk gejala penyakit dan persyaratan bekerjanya  dan peremajaan. Kesehatan adalah hasil dari kebiasaan sehat, dan penyembuhan membutuhkan komitmen, ketekunan dan kesabaran. Tubuh dapat berbenah diri, sedikit demi sedikit, setiap saat.

Namun, penyembuhan diri ini tidak selalu merupakan proses yang cepat. Tidak ada jalan pintas untuk kesehatan benar, dan, seperti yang saya akan membuktikan, penghargaan terbesar dalam hidup dapat diperoleh dengan melihat proses penyembuhan diri lengkap melalui. Pendidikan yang akurat dan sistem pendukung yang tepat adalah kunci untuk suksesnya  penyembuhan diri.

Salah satu metode yang dianggap paling mampu untuk menyembuhkan diri sendiri adalah melalui jalan spiritualitas. 

Spiritualitas saat ini semakin digunakan sebagai proses penyembuhan. Saudara dapat menyembuhkan diri sendiri melalui berbagai bentuk teknik penyembuhan diri sendiri yang bermodalkan motivasi rohani
Tubuh kita mampu menyembuhkan luka dengan sendirinya dan beberapa luka sembuh dengan baik sehingga mereka bahkan tidak meninggalkan bekas luka sama sekali. 

Penyembuhan diri sendiri agak mirip. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa spiritualitas membantu kita menyembuhkan diri sendiri dari dalam ke luar. Penyembuhan diri sendiri adalah bukan sebuah metode, itu adalah jalan yang perlu kita ikuti setiap hari untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Penyembuhan diri sendiri dapat membantu siapa saja yang memiliki keinginan untuk menjalani hidup sehat. Saudaradapat memperkenalkan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari Saudaraseperti Saudarapergi tentang tugas-tugas harian Anda. Spiritualitas membentuk tanah di mana pohon penyembuhan diri dapat tumbuh.

Semakin Saudara berlatih dan menggunakan energi positif atau niat untuk mendengar suara hati nurani Anda, semakin kuat dan mantablah proses penyembuhan diri saudara sendiri. Ada banyak elemen yang mempengaruhi penyembuhan diri sendiri

Satu-satunya olahraga yang Saudara dapat berlatih dengan aman adalah tentang keseimbangan energi. Kelebihan energi atau kekurangan dapat menyebabkan gangguan emosi dan kesehatan fisik yang buruk. Untuk menjaga keseimbangan yang tepat,  Saudara dapat menggunakan teknik penyembuhan diri dengan energi.

Tehniknya bisa dengan menggunakan rileksasi energi .

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan, dan yang paling penting dari mereka adalah teknik penyembuhan energi. Ini adalah proses penyembuhan diri yang mempromosikan penyembuhan melalui benar menyalurkan aliran energi dan dengan demikian memperbaiki setiap gangguan energi yang ada di "aura" yang juga dikenal sebagai medan energi manusia. Setelah aliran energi dalam tubuh Saudarameningkat, kapasitas penyembuhan diri tubuh Saudara juga akan meningkat.

Penyembuhan Diri Sendiri 1

Penyembuhan diri sendiri adalah sebuah proses pemulihan diri sendiri tanpa bantuan oleh pihak lain. Biasanya cara penyembuhan diri sendiri ini hanya kebetulan, hanyalah keberuntungan semata. Pendorong terbesar adalah motivasi diri yang menginginkan kesembuhan, menginginkan sebuah masa depan yang lebih baik. 

Penyembuhan diri sendiri ini adalahs ebuah pengalaman yang unik yang banyak ditemukan pada banyak kasus, dan setiap individu memiliki pengalamannya sendiri yang unik.

Proses penyembuhan diri sendiri ini bisa dipercepat dengan tehnik intospeksi diri, atau ada yang mengenal dengan istilah tafakur, ada juga yang menyebut sebgai meditasi. Dan lain sebagainya.

Proses penyembuhan diri sendiri ini juga bisa menjadi sebuah hal yang berjalan secara otomatis, ini merujuk kepada sebuah prosespengaturan dalam sistem tubuh sendiri, sebuah pengaturan keseimbangan. Sistem tubuh akan dengan otomatis menyeimbangkan diri, mengikuti kondisi yang ada. Proses ini juga disebut sebagai Proses Homeostatis.

Dalam arti lain, proses penyembuhan diri sendiri ini adalah sebuah pengaturan otomatis dari alam semesta ini. Karena kita bagian dari alam semesta maka kitapun akan mendapatkan dampaknya. Proses ini terjadi seperti jika kulit terkena goresan. Dalam waktu tertentu kulit akan kembali normal, karen aprose spenyembuhan diri sendiri ini.

Diluar kapasitas tunbuh untuk menyembuhkan diri sendiri, faktor psikologis akan sangat berpengaruh. Apakah saudara sadar? Jika tugas seorang penyembuh atau dokter sebenarnya hanyalah menjaga pasien yang sakit agar pasien tersebut mampu menyembuhkan dirinya sendiri? Hanyalah mengamankan kondisi pasien, ketika pasien berusaha menyembuhkan dirinya sendiri. 

Penyembuhan diri sendiri juga dapat dicapai melalui mekanisme psikologis yang sengaja diterapkan. Pendekatan ini dapat meningkatkan kondisi psikologis dan fisik seseorang. Penelitian menegaskan bahwa hal ini dapat dicapai melalui berbagai mekanisme, termasuk relaksasi, latihan pernapasan, latihan kebugaran, dan lain sebagainya.

Jenis jenis mekanisme penyembuhan diri sendiri ada beberapa macam

  1. Penurunan level hormon penyebab stres
  2. Penurunan ketegangan otot, yang dapat memperburuk atau menghasilkan nyeri pada otot, tendon dan sendi ketika ada ketegangan otot kronis akibat stres
  3. Peningkatan tidur yang dapat dicapai melalui relaksasi, yang meningkatkan fungsi fisiologis
  4. Perbaikan ketegangan emosional, depresi, kemarahan dan emosi lain yang dinyatakan dapat mengganggu hubungan sosial dan berfungsi di tempat kerja, yang mengarah ke lingkaran tak berujung  pada peningkatan atau ketidak seimbangan gejala psikologis.
  5. Pikiran-tubuh (fisik) adalah sebuah sistem penyembuhan diri sendiri yang dirancang sangat luar biasa. Hampir pada semua kasus, akan melakukan semua penyembuhan dan perbaikan pada suatu waktu atau bahkan seketika  bila diaktifkan dengan benar.
Kemampuan penyembuhan diri sendiri sangatlah kuat, dan kemampuan tersebut selalu menunggu waktu, untuk sepenuhnya diaktifkan.

Kekuatan penyembuhan diri sendiri sangatlah  ulet, berjuang setiap saat untuk melaksanakan semua pekerjaan untuk sepenuhnya melakukan penyembuhan dirinya sendiri. 

Namun, ketika kita kehilangan kontak dengan kekuatan penyembuhan diri dan proses penyembuhan tidak berlanjut maka kita perlu mencari tahu apa yang terjadi. Biasanya yang terjadi adalah pikiran yang tidak sehat. 

Sangat menyedihkan bila melihat orang orang yang tidak bisa sehat, mereka tidak menyadari bahwa sesungguhnya penyebab utama mereka tidak bisa melakukan penyembuhan diri sendiri adalah pikirannya sendiri yang tidak sehat.

Sangat sedih melihat orang-orang menderita karena kurangnya informasi tentang pikiran-body├žs kemampuan inheren untuk menyembuhkan diri. Kita masing-masing memiliki pikiran dan tubuh yang memiliki prioritas pertama untuk memperbaiki dan menyeimbangkan dirinya sendiri, dan setiap saat bekerja sekeras mungkin untuk menyelesaikan tugas penyembuhan diri sendiri.

Faktor-faktor ini dapat menghambat proses-proses penyembuhan diri sendiri ini:

  1. Ketidaktahuan mengenai informasi tentang kemampuan penyembuhan diri
  2. Stres dari keyakinan dan pemikiran yang salah
  3. Stres fisik karena  diet yang tidak wajar
  4. stres fisik karena kekurangan gizi
  5. Kurangnya makanan mentah dalam diet
  6. Stres karena bekerja terlalu banyak dan terlalu keras
  7. Stres karena latihan yang tidak pantas
  8. Stres dari obat-obatan, perawatan dan terapi
  9. Kurang istirahat dan tidur
  10. Kurangnya dukungan sosial
  11. Kurangnya rasa cinta.